Kenalan Yuk dengan 8 Stances Scrum Master

8 Stances Scrum Master_Website

8 Stances/Sikap Scrum Master

Terdapat beberapa kaidah atau aktor serta peranannya apa saja. Nah di dalam scrum itu ada Scrum Master, Product Owner, dan Dev Team. Bedanya orang-orang ini apa sih? Sederhananya, seorang Scrum Master harus memiliki mindset yang berorientasi pada penyelesaian people problem. Kalau Product Owner, harus memiliki mindset yang berorientasi pada product problem. Dan kalau Dev Team sebetulnya yang berorientasi pada product solution. Sehingga product solution sebetulnya bukan dilakukan oleh scrum master atau product owner, melainkan oleh dev team. Nah kali ini topik yang akan dibahas hanya tentang ‘stances’ dari Scrum Master, nah apa aja ya?

1. As a Servant Leader

yaitu peran Scrum Master yang harus bisa membantu teman-teman (Product Owner / Dev Team) mampu tampil atau menunjukkan perannya di depan orang di luar scrum, entah masyarakat, manajemen, dan sebagainya dengan memberikan coaching/leading sehingga dia mampu membawa teman-teman Product Owner / Dev Team pada kesuksesan tersebut.

2. As a Coach

Scrum Master Memberikan arahan kepada Product Owner/ dt, agar masalahnya mampu diselesaikan oleh Product Owner / Dev Team sendiri. Pada intinya SM ini ibaratnya seperti pelatih tim sepakbola, dimana tugasnya adalah mendengarkan, mengarahkan, melatih, dan mengawasi Product Owner / Development Team agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

3. As a Facilitator

Tugas seorang Scrum Master yang lainnya adalah dia bisa menjadi fasilitator. Fasilitator yang dimaksud contohnya seperti sebagai presenter, manage discussion, open discussion, status update, dan brainstorming sehingga diharapkan mampu mencapai goals yang dibuat.

4. As a Teacher

Scrum Master Harus bisa berubah menjadi seorang teacher, sehingga seperti Product Owner atau dev team belum memahami tentang scrum, Scrum Master dapat mengajari dan memberitahu esensi scrum tersebut. Selain itu dapat juga membantu tim yang sedang ada kesalahan misalnya, untuk dapat on track kembali.

5. As a Mentor

Selain menjadi seorang pengajar, Scrum Master juga harus bisa menjadi mentor. Dia penuh dengan kata-kata bijak untuk membangun mindset yang baik.

6. As a Manager

Karena Scrum Master memiliki peran sebagai manajer, seringkali orang-orang mengira dia adalah Project Manager. Padahal Project Manager dengan Scrum Master berbeda. Peran sebagai manajer lebih kepada SDM nya bukan pembuatan projectnya.

7. As an Impediment Remover

Ketika suatu goals yang diminta oleh Product Owner dan ditentukan jalannya oleh Dev Team, dan pada saat di perjalanan tersebut terdapat hambatan, maka peran Scrum Master ini adalah harus menghilangkan hambatan tersebut atau menarikan jalan lain agar goalsnya segera tercapai.

8. As a Change Agent

Scrum Master ini adalah orang yang bertugas membawa perubahan dari yang tidak memakai scrum menjadi scrum itu sendiri. Scrum adalah sebuah kerangka kerja yang dapat dibangun seunik atau semegah sejauh mana tergantung dengan tim di dalamnya.

Nah itu dia 8 stances Scrum Master rangkuman dari kami. Tertarik untuk menjadi Scrum Master?