Mengenal keluarga React & 5 Tips untuk Kamu!

React merupakan library yang dikembangkan oleh facebook yang dirilis pada tahun 2011 dan mulai dijadikan sebagai open source pada tahun 2013. React yang awalnya dikembangkan merupakan React.JS untuk menangani kebutuhan Antarmuka Pengguna pada aplikasi berbasis website.

Pada tahun 2015, muncullah react native yang memungkinkan developer menulis 1 kode untuk 2 sistem operasi sekaligus yaitu Android & iOS. React bukanlah sebuah framework, namun library javascript untuk Antarmuka Pengguna (UI) yang dinamis dan berkinerja tinggi. Dalam konsep model-view-controller (MVC), React hanya menangani kebutuhan view. Kebutuhan backend merupakan pilihan anda sepenuhnya.

Secara umum, React dapat juga dipadukan dengan RESTful API. Lalu apa yang harus kita lakukan untuk mempelajari react sebagai bahasa pemrograman?

Pelajari pondasi Javascript

Hal dasar yang harus dimengerti adalah konsep ECMAScript 6 (ES6). mempelajari ES6 akan membuat scripting yang lebih rapi, mudah dikembangkan dan yang terpenting adalah ES6 memiliki cara yang berbeda dalam penggunaan Javascript. Disini kita akan banyak berkenalan dengan konsep closure, high-order function, arrow function, class, destructuring, import/export.

Pelajari Fundamental React

Hal selanjutnya yang dipelajari adalah fundamental react berupa component yang ada di dalamnya. Selain itu kita harus mulai memahami konsep dan istilah yang ada di dalam react. Hal yang umum dipelajari adalah ReactDOM rendering, Class & functional components, JSX, State, Event Handling dan Props.

Pelajari Route

Route merupakan proses pemetaan antar halaman/UI. Secara default, react tidak menyediakan built-in route. Untuk itu membutuhkan aplikasi pihak ketiga seperti react-router, react-router-dom dan react-router-native.

Pelajari Style

Penggunaan style pada react tidak jauh berbeda dengan pembuatan style pada website yang menggunakan CSS. Salah satu hal yang coba diatasi adalah variabel atau class global. Bisa diatasi dengan Inline Styling, CSSinJS, CSS Modules ataupun Styled Components.

Pelajari Data Management

Salah satu tantangan yang dihadapi ketika membuat aplikasi dengan react adalah mengolah data (state). Hal ini dikarenakan hanya satu state yang bisa digunakan dimana state didefinisikan. Penggunaan data management berguna saat aplikasi yang digunakan semakin kompleks dan components semakin banyak. Salah satu data management yang dapat digunakan adalah Redux.

Semoga tips ini bisa kalian terapkan dan bermanfaat. Tetap semangat, dan terus belajar untuk menjadi super developer!